Penipuan Investasi Aset Kripto 2021 Capai US$ 7,7 miliar

Bisnis355 Views

Jakarta – Laporan terbaru dari firma riset, Chainalysis, mengungkapkan bahwa penipuan di dunia cryptocurrency telah menghasilkan lebih dari US$ 7,7 miliar dari investor sepanjang tahun 2021 lalu. Secara total, penipuan kripto naik 81 persen dibanding tahun 2020.

Bentuk penipuan yang paling umum adalah peretasan akun dan penipuan proyek aset kripto yang melarikan diri dengan uang investor. Untuk menghindari peretasan dan penipuan di industri aset kripto, Tokocrypto juga mewajibkan pakai 2FA SMS dan Google Authenticator sebagai pelapis keamanan ganda. Google Authenticator punya banyak kelebihan, karena lebih aman dari peretasan. Sistem keamanannya terenkripsi, tidak tergantung jaringan pihak ketiga, praktis dan kompatibel untuk seluruh sistem operasi smartphone.

“Verifikasi dua langkah yang dilengkapi dengan Google Authenticator akan jauh lebih aman. Selain lebih aman daripada SMS, aplikasi autentikasi lebih cepat tanpa bergantung dengan sinyal dan operator seluler,” ungkap Rieka Handayani, VP Corporate Communication Tokocrypto, dalam siaran pers Tokocrypto. Tokocrypto sendiri telah mengantongi sertifikat ISO 27017 yang merupakan standar guna membuat layanan berbasis cloud yang lebih aman dan mengurangi resiko terkait masalah keamanan. Sebelumnya, Tokocrypto juga telah berhasil meraih ISO 27001.

Topik Lain :  Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2024