GITULAH.COM — Satu-satunya tunggal putri Indonesia yang akan tampil di All England 2026, Putri Kusuma Wardani, mengatakan sudah tidak ada kendala berarti dalam penyesuaiannya terhadap kondisi iklim di Inggris saat ini.
“Sejauh ini alhamdulillah tidak ada kendala apa pun, semua sehat. Sama seperti di Eropa pada umumnya, mungkin hari-hari awal-awal kemarin saja yang masih agak-agak penyesuaian tapi dari kemarin sampai hari ini sudah cukup baik,” kata Putri selepas latihan terakhir, Sabtu (28/2) di National Badminton Centre, Milton Keynes, sekitar 120 km sebelah selatan Birmingham, Inggris.
Tim bulutangkis Indonesia telah menyelesaikan program aklimatisasi selama tiga hari di Milton Keynes, Inggris, 26-28 Februari. Fokus beralih ke Birmingham yang bakal menggelar turnamen BWF World Tour Super 1000 All England pada 3-8 Maret 2026.
“Selama di sini, latihannya lebih ke cara bermain karena sudah tahu lawannya siapa di babak pertama. Jadi, pelatih lebih ke antisipasi-antisipasi dari kebagusan lawan dan apa yang harus dilakukan,” ujar Putri.
Bila tidak ada perubahan, Putri akan bertemu wakil Denmark Mia Blichfeldt di babak pertama (32 besar). Putri mengaku tetap excited walau ini bukan All England pertamanya.
“Sangat excited yang pasti bisa ke All England lagi, tapi tidak boleh terlalu berlebihan juga karena nggak baik. Jadi sejauh ini saya lebih menjaga pikiran dan mood-nya, buat senyaman mungkin. Lalu fokus belajar juga dari kebagusan dan kelemahan lawan,” sebut Putri.









