LSF Gandeng Pengusaha Bioskop Kuatkan Sensor Mandiri

Santai171 Views

JAKARTA – Lembaga Sensor Film (LSF) semakin menggencarkan Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri. Gerakan atau kampanye tersebut dilakukan termasuk dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya dengan Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia
(GPBSI).

Ketua LSF Rommy Fibri Hardiyanto mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan GPBSI tentang pentingnya menanamkan kesadaran sensor mandiri bagi masyarakat.
“LSF sebelumnya juga sudah memberi imbauan kepada pengelola bioskop supaya lebih ketat dalam pengawasan agar tidak ada anak di bawah umur yang masuk dan ikut serta menyaksikan film yangtidak sesuai dengan usia mereka,” Ujar Rommy dalam siaran persnya, Rabu (27/7), di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, GPBSI juga menyatakan kesiapan untuk mendukung gerakan nasional yang dicanangkan LSF. Pihak pengelola bioskop pun, dijelaskan, sudah melakukan berbagai cara untuk memberikan informasi terkait film dan penggolongan usia penontonnya melalui berbagai media. Tidak berhenti sampai disitu, LSF dan GPBSI memiliki komitmen untuk berkolaborasi dalam meningkatkan literasi kepada penonton agar lebih bijak dalam memilah dan memilih tontonan.

Beberapa hal yang akan dilakukan adalah membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait film yang akan tayang atau akan ditonton melalui buku Panduan Film LSF. Panduan Film LSF ini dapat diakses di laman LSF www.lsf.go.id, media sosial LSF, dan dapat diperoleh secara langsung di beberapa gedung bioskop. Tidak hanya itu LSF juga berencana menempatkan beberapa media publikasi dan informasi di beberapa gedung bioskop sebagai sumber informasi dan edukasi terkait dengan Budaya Sensor Mandiri.

Topik Lain :  Sudah 70 Persen dari Target Realisasi Investasi Sektor Parekraf