OJK Perkuat Peran dan Pengawasan di Daerah

Bisnis214 Views

AMBON – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kerja pengawasan industri jasa keuangan dan perlindungan konsumen serta peningkatan inklusi dan literasi keuangan melalui di daerah. Upaya ini dilakukan dengan menghadirkan kantor representatif OJK di berbagai daerah.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, peran Kantor OJK di daerah sangat strategis dalam mendukung tiga hal prioritas di masa pandemi Covid-19. Ketiga prioritas tersebut adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan memanfaatkan sumber ekonomi baru, meningkatkan intermediasi lembaga keuangan dalam mendukung pembiayaan, dan memberikan perlindungan bagi konsumen sektor jasa keuangan.

Wimboh menjelaskan untuk mendorong pengembangan sektor perikanan, perkebunan dan pariwisata di daerah perlu didorong pembiayaan berbasis Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersubsidi pemerintah dengan model klaster. “Pembiayaan KUR berbasis klaster ini, dapat digunakan untuk pembelian alat pengolahan perikanan dan perkebunan guna meningkatkan produksi dan kualitas sehingga bisa memenuhi standar dan permintaan internasional,” jelas Wimboh saat meresmikan Kantor OJK di Maluku, pekan lalu, di Kota Ambon.

Kantor OJK Maluku merupakan perwujudan kemandirian OJK dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi OJK di daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah Maluku. “Kantor OJK Maluku harus mendorong industri jasa keuangan untuk meningkatkan jumlah pembiayaan dengan proses yang mudah, cepat, dan terjangkau, kepada pelaku UMKM dan sektor-sektor yang masih memiliki potensi untuk tumbuh,” katanya.

Di wilayah kerja Kantor OJK Maluku terdapat 19 bank umum dengan 149 jaringan kantor, dua bank umum syariah dengan empat jaringan kantor, dan satu BPR dengan 18 jaringan kantor. Selain itu terdapat 23 perusahaan asuransi, 14 lembaga pembiayaan, satu dana pensiun, satu LKM dan tiga lembaga jasa keuangan khusus. Di industri pasar modal juga terdapat satu kantor Bursa Efek Indonesia, satu manajer investasi dan perusahaan sekuritas.

Topik Lain :  Ringkasan Stock Trading 3 Oktober 2023

Kinerja Perbankan di Provinsi Maluku terus tumbuh. Volume usaha Triwulan I 2022 meningkat 9,51 persen (yoy) yang didorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) 14,60 persen (yoy). Penyaluran kredit tumbuh sebesar 13,96 persen dengan rasio NPL yang masih terjaga sebesar 1,16 persen.