GITULAH.COM — Indonesia menekuk Aljazair 5-0 pada pertandingan perdana Grup D Piala Thomas di Horsend, Denmark Jumat (24/4) malam waktu setempat atau Sabtu (25/4) dinihari WIB. Berikut hasil lengkap serta kata-kata Jonatan Christie dan kawan-kawan usai kemenangan itu, dikutip dari laman resmi PP PBSI.
Group D – Matchday 1: Indonesia 5-0 Aljazair
MS1: Jonatan Christie vs Adel Hamek 21-8, 21-16
MS2: Alwi Farhan vs M. Abderrahmie Belarbi 21-8, 21-7
MS3: Anthony Sinisuka Ginting vs M. Abdelaziz Ouchefoun 21-8, 21-6
MD1: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs M. Abderrahmie Belarbi/Koceila Mammeri 21-14, 21-8
MD2: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Adel Hamek/M. Abdelaziz Ouchefoun 21-4, 21-7
Jonatan Christie:
Hari ini coba adaptasi sama situasi lapangan, terus juga bola karena speed-nya lumayan beda. Dari kemarin Training Camp, lalu jajal lapangan dan hari ini. Yang dipakai agak sedikit lebih cepat jadi itu beberapa kali adaptasi untuk cari tahu pola apa sih yang tepat, yang pas buat kondisi seperti ini.
Karena tadi saya bilang bolanya itu agak sedikit cepat jadi memang harus inisiatif dari permainan depannya. Harus lebih kita yang pegang supaya lawan terus berada situasi yang terus keserang.
Ini pengalaman pertama juga main Thomas Cup sebagai tunggal pertama. Memang ada satu tanggung jawab juga pastinya tapi saya coba untuk semaksimal mungkin menampilkan terbaik. Yang penting aura positif untuk fighting spiritnya, semangatnya agar menular ke teman-teman yang akan bermain berikutnya.
Alwi Farhan:
It was super fun, it was super excited juga. Terima kasih buat masyarakat yang sudah nonton, terima kasih buat teammates yang sudah bantu support.
Kami sudah beberapa hari melakukan Training Camp bareng, membangun chemistry, membangun teknik dan mental, semuanya kami sudah persiapkan. Saya sangat berharap kami bisa melanjutkan tren positif.
Ini turnamen beregu jadi tidak akan bisa ada yang ditebak hasilnya, mau peringkatnya di atas atau di bawah, mental harus siap, siapa yang tidak siap dia pasti akan kalah maka harus dipastikan kita jangan sampai kalah hawanya, jangan sampai kalah kemauannya, kalah tinggi. Jadi kita harus punya keinginan yang sama dengan lawan kita, bahkan harus lebih.
Mungkin secara pengalaman pastinya setiap turnamen saya gunakan untuk belajar karena setiap hari ada pembelajaran baru. Dua tahun lalu masih jadi tunggal keempat dan sekarang tunggal kedua pasti bangga sekaligus senang tapi ini suatu tanggung jawab yang harus saya emban jadi saya pasti ingin memberikan yang terbaik buat Indonesia.
Anthony Sinisuka Ginting:
Pertama pastinya mengucap syukur, bisa bermain dengan baik dan menyumbangkan poin untuk Indonesia. Senang bisa menang.
Menjadi tunggal ketiga ya nggak jauh berbeda dengan tunggal pertama, hanya mungkin susunan saja yang bikin kadang kondisinya dan tekanannnya berbeda. Tapi semoga ke depannya di match-match berikutnya juga terus bisa menyumbangkan poin buat Indonesia.
Besok ada kesempatan buat latihan saat rehat jadi apa yang ada dialami atau dirasakan waktu match hari ini, besok coba buat kayak lebih divisualisasi lagi di latihan. Dicoba apa yang mungkin tadi masih belum enak, coba buat semaksimal mungkin untuk siapin ke match berikutnya.
Fajar Alfian:
Pertama-tama alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini untuk membuat selisih menjadi 4-0. Yang pasti tadi lebih menyesuaikan lapangan. Di sini laju shuttlecock lumayan kencang jadi jarang sekali banyak bola reli dan bermain bertahan. Di sini harus benar-benar bagaimana caranya untuk menyerang.
Thailand hari ini bermain sangat baik bisa mengalahkan Prancis. Dua ganda mereka juga menghasilkan poin dan Dechapol (Puavaranukroh) kembali bermain ganda berpasangan dengan Ruttanapak Oupthong yang juga pemain ganda campuran. Sangat luar biasa dan tidak boleh diremehkan. Semoga siapapun nanti yang diturunkan bisa memberikan yang terbaik.
Muhammad Shohibul Fikri:
Yang pasti sangat excited bisa bergabung kembali di tim Thomas dan kali ini berpasangan dengan Fajar. Yang pasti saya pribadi ingin selalu menampilkan yang terbaik.
Nikolaus Joaquin:
Perasaannya senang bisa debut di Piala Thomas, akhirnya bisa jadi kenyataan kan mimpinya. Tadi bermain lancar, hanya memang sedikit harus lebih penyesuaian lagi dengan kondisi bolanya yang kencang. Secara keseluruhan hari ini cukup baik.
Untuk selanjutnya, kalau dipercaya diturunkan lagi yang pasti kami akan memberikan yang terbaik atau kalaupun tidak diturunkan kami juga siap. Kondisi kami harus selalu siap.
Raymond Indra:
Kalau menemukan ritme banget sih belum ya hari ini karena secara level lawannya masih di bawah, 1-2 pukulan mati. Jadi tadi coba ambil feeling-feeling-nya saja sedikit-sedikit.
Pelajaran berharga bagi kami saat tampil di BATC kemarin. Dan kami ingin lebih baik di sini daripada saat di sana waktu itu.






