Raymond/Joaquin dan Leo/Bagas ke Babak Kedua, Rian/Rahmat Kandas

Olahraga637 Views

GITULAH.COM — Pasangan Ramond Indra/Nikolaus Joaquin dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulan lolos ke babak kedua BWF World Tour Orleans Masters 2026 di Orleans, Prancis, Selasa (17/3). Namun, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat kandas dan langsung tersingkir.

Raymond/Joaquin melaju ke babak 16 besar setelah menang atas Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong (Singapura) 21-13, 21-16. Sedangkan, Leo/Bagas mengalahkan Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei (Cina Taipei) 21-13, 21-15.

Adapun, Rian/Rahmat harus mengakui keunggulan Bjarne Geiss/Jones Ralfy Jansen (Jerman) 19-21, 21-16, 16-21.

Berikut kata-kata Raymond/Joaquin dan Leo/Bagas usai pertandingan, dikutip dari pbsi.id:

Raymond Indra:
Puji Tuhan, tadi bermain lancar tanpa cedera apapun di lapangan. Cuma masih harus banyak yang diperbaiki dari pertandingan ini juga. Kami harus lebih fokus lagi.

Kalau dilihat memang persaingan di sini tidak seketat di All England atau Swiss Open dan kami mau memanfaatkan kesempatan ini, kami mau lebih maksimal. Tapi tetap tidak boleh dijadikan beban sebagai unggulan kedua.

Nikolaus Joaquin:
Kami harus cepat beradaptasi dan membuat strategi yang pas di lapangan dengan kondisi shuttlecock yang kencang. Berbeda dengan saat main di All England atau Swiss Open kemarin. Cukup terasa lebih cepat. Tadi juga sebelum main sudah tanya ke mas Leo (Rolly Carnando) dan mas Bagas (Maulana) dan memang kencang. Jadi secara fokus benar-benar harus prima.

Hal positif yang bisa diambil hari ini pastinya bersyukur bisa menang dan “kapalan” saya yang kemarin-kemarin cukup mengganggu sudah mendingan walau masih ada terasa sakit

Leo Rolly Carnando:
Tadi di awal start-nya ketinggalan cukup jauh, 9-3 atau 9-4. Setelah itu kami mencoba komunikasi harus bagaimana dan lebih perbaiki ke individunya dulu, jangan banyak mati sendiri dan harus jaga pikirannya. Mulai enak, mulai lepas dari tekanan dan alhamdulillah bisa menang.

Dari penampilan di All England yang di bawah standar lalu di Swiss Open kami merasa ada perbaikan dan kemajuan untuk kami sendiri karena kan main itu bukan hanya tentang menang kalah tapi bagaimana cara mengatasinya. Di sini kami akan mencoba lebih baik lagi dan harus mencoba lebih tenang.

Bagas Maulana:
Kami mewaspadai speed mereka, permainannya sangat cepat. Kami mencoba mengimbangi dengan sebisa mungkin tidak mudah mati sendiri, akhirnya mereka yang banyak melakukan kesalahan.

Untuk kondisi di lapangan memang berbeda, di sini shuttlecock agak lebih kencang dibanding dua turnamen sebelumnya. Besok ada waktu untuk persiapan ke 16 besar, kami akan latihan lagi, evaluasi lagi apa yang masih kurang.