JAKARTA – Kontingen Indonesia dari cabang para-atletik mencatat capaian gemilang pada ASEAN Para Games (APG) ke-13 Tahun 2025 Thailand. Rombongan atlet para merah putih mampu mengoleksi 38 medali emas, melampaui target awal sebanyak 25 emas, hanya dalam empat hari pertandingan sejak pembukaan ajang tersebut.
Pelatih Kepala Para Atletik Indonesia, Slamet Widodo, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari konsistensi latihan, kesiapan mental atlet, serta dukungan masyarakat Indonesia yang terus mengiringi perjuangan atlet disabilitas di kancah internasional. “Target awal kami 25 medali emas, namun hingga Sabtu malam sudah mencapai 38 emas dan masih berpeluang bertambah karena masih ada nomor yang dipertandingkan,” ujar Slamet di Main Stadium 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailan dalam siaran persnya, Sabtu (24/1).
Slamet mengapresiasi kemampuan para atlet dalam menjaga fokus, emosi, dan semangat bertanding demi mengharumkan Merah Putih. Menurutnya, beberapa atlet bahkan mampu melampaui target pribadi yang telah ditetapkan. “Ada atlet yang ditargetkan perak, justru meraih emas. Sementara yang ditargetkan emas berhasil memenuhi target. Ini menunjukkan mental bertanding anak-anak sangat luar biasa,” ungkapnya.
Slamet menjelaskan, para atletik menjadi salah satu lumbung emas utama Indonesia melalui berbagai nomor unggulan seperti lari, lompat tinggi, lompat jauh, lempar lembing, hingga tolak peluru. Dia menilai capaian ini menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi Indonesia di ajang multievent yang lebih tinggi, seperti Asian Para Games dan Paralimpiade. “Atlet yang catatan waktunya dan performanya memenuhi standar akan kami promosikan ke Asian Para Games Jepang. Sementara yang belum, tetap akan kami dorong untuk terus berlatih karena banyak yang masih muda dan berpotensi besar,” jelas Slamet.






