Bertahap, Jamaah Haji Diberangkatkan dari Madinah ke Makkah untuk Umrah Wajib

Nasional93 Views

GITULAH.COM – Jamaah haji Indonesia gelombang pertama yang sudah berada di Madinah selama sembilan hari, mulai hari ini secara bertahap diberangkatkan ke Makkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan umrah wajib. Sebelumnya, jamaah mengambil miqat makani (tempat) untuk berihram di Masjid Dzilhulaifah atau biasa disebut Bir Ali.

“Tercatat ada 3.425 jemaah yang tergabung dalam delapan kelompok terbang (kloter) pertama yang diberangkatkan ke Makkah menggunakan bus,” kata Tim Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda saat membacakan keterangan resmi Kementerian Agama di Jakarta, Senin (20/05).

Lantaran bus yang membawa jamaah hanya diizinkan berhenti 15-30 menit di Bir Ali, Widi mengimbau, agar jamaah memakai kain ihram, mandi, dan berwudu dari hotel masing-masing untuk menghemat waktu. Selanjutnya, jamaah tinggal salat sunnah dan niat umrah di Bir Ali. “Bagi jamaah yang sedang dalam kondisi kurang sehat, jamaah lansia dan disabilitas disarankan untuk tidak turun dari bus. Niat umrah bisa dilakukan di atas kendaraan saat tiba di Bir Ali,” katanya.

Dikatakannya, PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah telah bersiap menyambut kedatangan jamaah dari Madinah. Akomodasi jamaah dengan jumlah 170 hotel tersebar di lima wilayah, yaitu: Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan juga Ray Bakhs secara menyeluruh telah dicek petugas, sehingga dipastikan siap menerima jamaah. “Begitu pula transportasi bus shalawat yang akan mengantar jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya serta layanan katering jamaah,” ucapnya.

Topik Lain :  Catat, Ini Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji

Ia menambahkan, mengingat waktu perjalanan ke Makkah cukup lama atau kurang lebih lima jam, jamaah diimbau mempersiapkan diri dengan menjaga stamina fisik dan kesehatan. “Pastikan memiliki waktu istirahat yang cukup dan mengkonsumsi vitamin yang dibutuhkan. Bila ada keluhan kesehatan, segera konsultasi ke dokter atau tenaga kesehatan yang ada di setiap sektor untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Selanjutnya, dijelaskan, berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Minggu, 19 Mei 2024 Pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin, 20 Mei 2024 Pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), jamaah haji yang sudah tiba melalui Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah berjumlah 56.750 orang yang terbagi dalam 144 kelompok terbang. Jumlah jemaah haji yang wafat di Madinah secara keseluruhan hingga hari ini sebanyak 6 orang;

Dijelaskan, pada Senin, 20 Mei 2024 terdapat 21 kelompok terbang, dengan jumlah jemaah haji 9.067 orang akan diterbangkan ke Madinah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 Kloter
2. Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.080 jemaah/3 Kloter
3. Embarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/1 Kloter
4. Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.486 jemaah/4 Kloter
6. Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah/2 Kloter
7. Embarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/ 1 Kloter
8. Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 700 jemaah/ 2 Kloter
9. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 Kloter
10. Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/ 1 Kloter;
11. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 1.320 jemaah/ 3 Kloter; dan
12. Embarkasi Lombok (LOP) sebanyak 393 jemaah/ 1 Kloter,