All England 2022: Bagas/Fikri Seperti Julius Caesar, Veni, Vidi, Vici!

Arena265 Views

JAKARTA — Veni, vidi, vici! Saya datang, saya lihat, saya takukkan!Kalimat dalam bahasa Latin yang terkenal dan berasal dari jenderal sekaligus konsul Romawi Julius Caesar pada tahun 47 Sebelum Masehi ini pantas untuk menggambarkan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang menjuarai nomor ganda putra All England 2022.

Datang bukan sebagai pemain unggulan dan hanya berperingkat 28 dunia, “Bakri” alias Bagas/Fikri meraih gelar juara turnamen paling prestisius di dunia ini setelah pada partai fial mengalahkan unggulan kedua yang juga seniornya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di Utility Arena, Birmingham, Inggris, Ahad (20/03/2022), dengan skor 21-19, 21-13.

Hasil ini menyempurnakan perjalanan Bagas/Fikri yang di babak-babak sebelumnya secara mengejutkan berhasil menumbangkan lawan-lawan kuat. Dari mulai juara dunia Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) di perempat final hingga ganda nomor satu dunia yang menempati unggulan pertama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di semifinal.

“Saya masih belum bisa berkata-kata, terharu, tidak percaya, senang dan bangga campur aduk jadi satu,” ujar Bagas usai pertandingan, seperi dikutip dari laman resmi PP PBSI, pbsi.id.

“Sama sekali tidak menyangka bisa naik podium tertinggi. Saat pertandingan selesai perasaan tidak tahu lagi seperti apa. Yang pasti senang banget,” tambahnya.

Rasa haru menyeruak ketika Bagas/Fikri berhasil menyelesaikan pertandingan, bahkan Fikri tak kuasa membendung air matanya.

“Saya terharu sampai keluar air mata tidak bisa ditahan karena tidak menyangka bisa juara di sini,” ucap Fikri.

“Gelar ini kami persembahkan untuk Indonesia, PBSI, pelatih, keluarga dan orang-orang tersayang yang selalu dukung selama ini,” sebut Fikri lagi.

Bagas/Fikri tampil dengan pola permainannya yang terus menyerang. Ketenangan dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri menjadi kunci kemenangan.

Topik Lain :  Menpora Dito Resmikan Aquabike Indonesian Championship 2024-2025

“Pertandingan hari ini sangat luar biasa. Kami selalu selalu fokus satu poin demi satu poin, tidak memikirkan menang atau kalah,” tutur Fikri.

“Pencapaian sampai final buat saya sudah luar biasa, mungkin kemenangan hari ini hanya bonus dan rezeki saja,” ujar Fikri.

Ahsan/Hendra yang tidak tampil 100 persen karena Ahsan mengalami cedera betis sejak babak perempat final, tetap memberikan apresiasi atas kemenangan Bagas/Fikri. Peraih dua kali juara All England itu mengatakan juniornya tersebut pantas meraih podium teratas.

“Mereka bermain baik hari ini, terus menyerang dan rotasinya sangat cepat. Selamat untuk mereka. Kami berlatih bersama setiap hari, mereka memang punya kualitas,” kata Hendra.

“Saya tidak mau berbicara tentang cedera saya, Bagas/Fikri memang bermain sangat bagus. Mereka pantas mendapatkannya. Saya harap mereka bisa konsisten ke depannya, jangan cepat puas dan terus bekerja keras,” ujar Ahsan.

Bagas/Fikri akan melanjutkan perjuangan di ajang Swiss Terbuka pekan ini.