Kinerja APBN Maret 2024 Surplus Rp 8,1 Triliun

Ekonomi69 Views

GITULAH.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per akhir Maret 2024 mengalami surplus sebesar Rp 8,1 triliun atau 0,04 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kinerja APBN sampai dengan akhir Triwulan I 2024 terjaga baik di tengah ketidakpastian global. Peningkatan aktivitas ekonomi domestik terus berlanjut,” begitu dijelaskan Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jumat (26/4), di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani juga menyampaikan keseimbangan primer hingga Maret 2024 mengalai surplus sebesar Rp122,1 triliun. Selanjutnya, tercatat pendapatan negara mencapai Rp620,01 triliun atau 22,1 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menurun 4,1 persen year on year (yoy).

Topik Lain :  Bank Indonesia Naikkan Bunga Acuan Jadi 6,25 persen

“Ada penurunan 4,1 persen. Seperti diketahui, tahun 2022 dan 2023 growth dari penerimaan negara itu sangat tinggi. Jadi walaupun kita memahami akan ada koreksi, kita tetap hati-hati,” jelasnya.

Kemudian, dari sisi belanja, Menkeu mencatat belanja negara sudah terealisasi Rp 611,9 triliun atau 18,4 persen dari target, naik 18,0 persen (yoy).

“Belanja Kuartal I ini, yaitu Januari-Maret 18 persen kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini artinya ada belanja-belanja yang cukup front loading seperti penyelenggaraan Pemilu,” ungkapnya.