Jelang Mudik Lebaran, AP II Siap Sesuaikan Jam Operasional

Nasional266 Views

GITULAH.COM – PT Angkasa Pura II (AP II) menyiapkan 20 bandara yang dikelolanya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik selama periode Angkutan Lebaran 2023. President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan AP II telah menetapkan Rencana Operasi untuk dijalankan pada 12 April-3 Mei 2023 (H-10 hingga H+10 Lebaran).

“Rencana Operasi Angkutan Lebaran 2023 untuk memastikan terpenuhinya aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan, serta pemenuhan setiap regulasi di tengah periode tersibuk di sektor penerbangan nasional ini,” ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya. Sebagai bagian dari rencana operasi, AP II akan membuka Posko Angkutan Lebaran 2023 yang merupakan wadah koordinasi seluruh stakeholder bandara.

AP II juga akan melakukan penyesuaian jam operasional bandara guna memenuhi pertumbuhan permintaan penerbangan. “Operasional bandara AP II sangat fleksibel, jam operasional akan kami sesuaikan untuk mengakomodasi penerbangan termasuk extra flight menyusul Angkutan Lebaran 2023. Bandara AP II bisa beroperasi lebih pagi dan lebih malam untuk melayani pemudik.”

Dijelaskannya, Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Bandara Kualanamu (Deli Serdang) tetap beroperasi 24 jam setiap harinya. Begitu juga dengan Bandara Halim Perdanakusuma yang dipersiapkan beroperasi 24 jam. “Bandara-bandara ini diperkirakan akan menjadi yang paling sibuk selama Angkutan Lebaran 2023,” ujar Awaluddin.

Topik Lain :  Pendaftaran Mudik Semua Moda Sudah Dibuka, Penumpang dan Sepeda Motor Gratis

Topik Lain :  KAI Dukung Mudik Gratis Melalui Moda Transportasi Kereta Api

Lebih lanjut, Awaluddin menuturkan jumlah pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2023 pada 12 April-3 Mei 2023 (H-10 hingga H+10) diproyeksikan mencapai 5,24 juta penumpang atau meningkat sekitar 25 persen dibandingkan dengan periode 2022 sebanyak 4,19 juta penumpang. Sementara untuk pergerakan pesawat pada 2023 diperkirakan mencapai 36.585 penerbangan atau naik sekitar 11 persen.

“Ini sejalan dengan pemulihan penerbangan yang terus membaik di tengah terkendalinya pandemi COVID-19. AP II bersama stakeholder memastikan akan mengelola permintaan dengan baik, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

AP II mengelola 20 bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung). Lalu, Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), Silangit (Tapanuli Utara), Kertajati (Majalengka), Banyuwangi (Banyuwangi), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), H.A.S Hanandjoeddin (Tanjung Pandan), dan Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga).